Televisi, seperti layaknya produk teknologi termutakhir memiliki variasi pintarnya yaitu smart TV. Produsen televisi menyodorkan smart TV guna memenuhi kebutuhan konsumen serta tingginya pertumbuhan pasar smart TV.
Merujuk data Smart TV Global Market Report 2022 dari The Business Research Company, pasar global smart TV pada tahun 2022 ini diproyeksikan senilai US$186,90 miliar atau naik sebesar 7,10% dari US$174,50 miliar di tahun 2021. Nilai pasar smart TV diprediksi tumbuh menjadi US$244,41 miliar di 2026.
Pasar smart TV yang menggiurkan ini memacu produsen televisi melansir produk unggulannya. Hisense, misalnya, menawarkan smart TV seri U6H. Harga TV pintar besutan Hisense ini cukup terjangkau. Televisi in imemiliki beberapa ciri khas, antara lain fitur Ultra LED (ULED), didukung teknologi kontrol lampu latar dan fitur multi zona full array dynamic backlight.
Meskipun banyak sumber cahaya, fiturmulti zona full array dynamic ini mengolah masing-masing sumber cahaya independen yang bersinergi. Semakin tinggi gradasi lampu latar dinamis array itu semakin jelas kualitas gambar, kian tajam warnanya, dan semakin kontras tiga dimensi antarawarna terang da ngelap. Alhasil, tampilan visual di layar Hisense TV U6H ini detail.
Tingkat kecerahan antara area paling terang (putih) dan area tergelap (hitam) pada layar televisi pinta rini maka semakin baik hasilnya. Ilustrasinya, area terang bisa dicerahkan. Sebaliknya, area gelap bisa digelapkan dan area terang serta gelap bisa dilihat lebih detail dan berlapis.