Misalnya, ketika orang diminta untuk menyebutkan contoh orang cerdas yang terkenal, Martin Luther King, Mahatma Gandhi, dan Mother Theresa secara teratur, menunjukkan bahwa kekuatan spiritual dianggap sebagai indikator kecerdasan.
Ketika hakim awam ditanya apa yang mereka maksud dengan istilah kecerdasan atau kemampuan mental, selain bakat kognitif, mereka biasanya mengusulkan kompetensi yang berkaitan dengan keterampilan sosial dan interpersonal.
Dengan kata lain, orang menganggap bahwa keterampilan sosial dan interpersonal menunjukkan IQ yang tinggi, tetapi ini belum tentu benar.
Hasil tersebut, berasal dari penelitian terhadap ratusan orang di Estonia yang disurvei tentang hubungan yang dirasakan antara kepribadian dan kecerdasan.
Temuan yang paling menarik adalah banyak orang melewatkan fakta bahwa seseorang yang cerdas cenderung lebih menyenangkan.
(Ahmad Muhajir)