Peneliti mengatakan, adanya perbedaan genetik antara kelompok beruang tersebut dengan beruang kutub lainnya.
Rekan penulis studi bernama Beth Shapiro menjelaskan mereka adalah populasi beruang kutub yang paling terisolasi secara genetik di planet ini, hidup sendiri setidaknya selama beberapa ratus tahun.
Dalam studi ditunjukan mengenai beruang Greenland Tenggara memiliki akses ke laut selama empat bulan dalam satu tahun (antara Februari dna akhir Mei). Pada waktu ini, beruang arktik berburu anjing laut menggunakan platform es laut.
Kendati demikian, selama sisa waktu, beruang mengambil pendekatan berbeda, yakni berburu anjing laut dari balok es tawar yang memecahkan lapisan es Greenland.
Berdasarkan temuan fakta terkait beruang yang dapat bertahan, hal ini menunjukan gletser yang bergerak di laut bisa menjadi tempat perlindungan. Tempat inilah yang dapat membuat beberapa beruang dapat bertahan hidup saat es laut terus mencair.
(Ahmad Muhajir)