Terungkap Karoseri Bus Double Decker Pertama di Indonesia, Punya 2 Tipe Kabin Loh!

Tangguh Yudha, Jurnalis
Jum'at 17 Juni 2022 10:03 WIB
Karoseri Pembuat Bus Double Decker Pertama (dok YouTube/ARF Bus Info)
Share :

BUS double decker saat ini menjadi tren di dunia transportasi Indonesia. Buktinya banyak Perusahaan Otobus (PO) yang menggunakan bus double decker sebagai armada operasional untuk trayek Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Lantas tahukah kamu kira siapa perusahaan karoseri bus double decker pertama di Indonesia?

Rupanya Tri Sakti adalah pelopornya. Karoseri asal Magelang, Jawa Tengah ini merupakan perusahaan Indonesia pertama yang memproduksi bus double decker sebelum koraseri lainnya.

Dilansir dari kanal YouTube ARF Bus Info, Karoseri Tri Sakti membuat bus double decker pertama yang dikenal dengan sebutan Werkudara, bus wisata kota Solo.

BACA JUGA:Jadi Menteri, Intip Spesifikasi Mobil Dinas Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto

Pembuatan bus Werkudara selesai pada 2010 dan dioperasikan satu tahun kemudian. Bus ini menggunakan Mercedes Benz tipe 1526.

Bodynya menggunakan model phoenix khusus dengan dimensi tinggi hingga 4,5 meter. Secara konsep bus sebagai angkutan wisata dalam kota ini terbilang cukup unik.

Karena memiliki dua tipe kabin dengan fasilitas yang berbeda. Bus Werkudara Solo bisa menampung total 43 penumpang, di kabin bawah full AC yang mampu menampung 18 orang.

Sementara di dek atas tidak menggunakan AC dan dapat menampung hingga 28 orang. Salah satu yang menarik, dek atas tengah ke belakang menerapkan konsep semi terbuka sehingga tidak ada jendela samping yang menghalangi.

Sebagai gantinya dibekali tirai yang bisa diturunkan saat hujan. Soal dapur pacu, bus ini pakai mesin OM 924 LA, 4,8 liter, 4 silinder, yang bisa menghasilkan tenaga 160 kW (218 dk).

Hingga saat ini bus double decker itu masih beroperasi dan bisa mengajak wisatawan berkeliling Kota Solo.

(Kurniawati Hasjanah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya