JAKARTA - Sejumlah ilmuwan mengungkapkan fakta baru tentang Bumi, di mana setiap tahunnya sekitar 2 kg isotop langka gas helium, yaitu helium-3 keluar dari interior Bumi.
Disadur dari Tech Explorist, Kamis (7/4/2022), gas helium-3 diyakini terbentuk tidak lama setelah peristiwa Big Bang dan diperoleh dari nebula surya saat Bumi terbentuk.
Studi baru-baru ini menunjukkan, inti Bumi bocornya Helium-3 di inti Bumi menambahkan bukti jika Bumi terbentuk di dalam Nebula Matahari, yang telah lama diperdebatkan. Disebutkan juga bahwa lapisan inti Bumi sebagai sumber signifikan helium-3.
Saat sebuah planet tumbuh, ia mengumpulkan materi dari sekitarnya, sehingga komposisinya mencerminkan lingkungan di mana ia terbentuk.
Untuk mendapatkan konsentrasi tinggi helium-3 di dalam lapisan inti, Bumi harus terbentuk di dalam Nebula surya yang berkembang, bukan di pinggirannya atau selama fase memudarnya.