Istirahat menyetir minimal setiap 2 jam sekali
Meski merasa masih kuat dan tahan untuk menyetir lama, buatlah jeda istirahat minimal tiap 2 jam. Terkadang pengendara tidak menyadari bahwa ia kelelahan saat berkonsentrasi tinggi terus menerus.
Berada pada posisi yang sama dan dalam keadaan terus berpikir akan membuat pasokan oksigen ke otak menjadi kurang. Lama-kelamaan pengemudi akan mengantuk dan konsentrasi menurun dengan sendirinya.
Tentu hal ini sangat membahayakan karena pengemudi tidak akan bisa mengambil keputusan cepat saat ada rintangan di jalan. Maka dari itu, manfaatkanlah rest area yang tersedia saat mudik lewat tol.
Saat istirahat, keluarlah dari mobil dan regangkan tubuh agar segar kembali. Sedikit berjalan-jalan juga baik untuk melancarkan peredaran darah.
Jika terlalu lelah, lebih baik memejamkan mata sejenak agar kantuk hilang. Jangan lupa untuk buang air kecil atau besar agar tidak perlu repot di jalan.
Makan atau minum juga bisa dilakukan untuk mengembalikan energi. Saat sudah yakin sanggup melanjutkan perjalanan, pastikan semua sudah dalam kondisi siap.
Patuhi rambu lalu lintas
Rambu lalu lintas dipasang bukan hanya sebagai hiasan jalan, namun untuk dipatuhi oleh pengguna jalan agar aman dan selamat saat berkendara. Begitu pula dengan rambu lalu lintas di jalan tol. Rambu yang paling sering dilanggar biasanya adalah rambu kecepatan maksimal 100 km/jam.