JAKARTA - Sejumlah ilmuwan mengungkapkan, kawah raksasa di Greenland dengan luas 31 Km, terbentuk akibat hantaman meteor berdiameter kurang lebih 2 Km.
Dikutip dari Daily Mail, Senin (14/3/2022), para ilmuwan juga berhasil menentukan usia kawah tumbukan dan gletser Hiawatha di wilayah Greenland, yang kemunculannya disebabkan oleh meteor tersebut.
Sebuah tim dari Institut GLOBE Universitas Kopenhagen dan Museum Sejarah Alam Denmark, menemukan pecahan batu meteor di bawah tanah, setelah membombardir butiran pasir dari lokasi tumbukan dengan sinar laser.
Akhirnya, mereka bisa menentukan jika kawah itu berusia lebih dari 58 juta tahun. Secara bersamaan, pecahan batu meteor dianalisis di Museum Sejarah Alam Swedia menggunakan penanggalan timbal uranium, dan menunjukkan usia kawah serupa.
“Sungguh luar biasa mengetahui usianya sekarang. Kami telah bekerja keras untuk menemukan cara menentukan penanggalan kawah sejak kami menemukannya tujuh tahun lalu,” ucap Profesor Nicolaj Krog Larsen dari Institut GLOBE di Universitas Kopenhagen.
“Sejak itu, kami telah melakukan beberapa kunjungan lapangan ke daerah tersebut untuk mengumpulkan sampel yang terkait dengan dampak Hiawatha,” tambah Profesor Krog Larsen.
Dijelaskan, ketika asteroid Hiawatha menghantam Northwest Greenland, daerah itu merupakan wilayah serba hijau yang ditutupi dengan hutan hujan dan satwa liar, serta memiliki suhu rata-rata sekitar 20 derajat celcius.