JAKARTA - Serangan yang dilancarkan Rusia kepada Ukraina telah membuat Amerika Serikat geram. Hubungan kedua negara tersebut, kini kembali memanas.
Dirangkum dari berbagai sumber, negara yang dilimpin oleh Joe Biden itu pun telah melayangkan bermacam sanksi. Atas apa yang terjadi, sukses menyulut ketegangan.
Namun, ternyata ini bukan pertama kalinya, Rusia dan Amerika sebelumnya juga sempat saling senggol, salah satunya di industri digital.
Mengingat Amerika Serikat memiliki segudang platform digital yang telah mendunia, Rusia pun tidak ingin kalah.
Negeri Beruang Merah turut menghadirkan aplikasi dan media sosial tandingan untuk menyaingi Neger Paman Sam.
Platform digital apa saja yang dibuat Rusia untuk menandingi Amerika? Berikut 5 daftarnya:
1. VKontakte
VKontakte atau yang lebih dikenal VK merupakan jejaring sosial paling populer di Rusia berdasarkan jumlah pesan yang terkirim, menurut laporan Brand Analytics. Aplikasi ini punya antarmukanya mirip dengan Facebook.
Pengguna media sosial ini adalah orang Rusia dan warga negara Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) di bawah 34 tahun. VKontakte pernah berhasil mengumpulkan 97 juta pengguna bulanan dengan lebih dari 28 juta di antaranya membuat konten.
2. Odnoklassniki
Odnoklassniki merupakan media sosial asal Rusia yang memungkinkan para penggunanya berkirim e-cards ‘kartu elektronik’ beranimasi dan hadiah virtual. Pengguna biasanya bertukar e-cards pada Tahun Baru dan Paskah.
Odnoklassniki pertama kali dirancang sebagai cara untuk mencari teman sekolah yang sudah lama hilang. Karena itulah, ia dinamai odnoklassniki yang berarti ‘teman sekelas’.
Ada pendapat yang bilang bahwa Odnoklassniki kebanyakan digunakan oleh orang-orang tua berusia di atas 55 tahun. Tetapi perusahaan membantah dan mengatakan jika jumlah pengguna di atas usia 55 tahun hanya 14 persen.
Media sosial ini, cukup sering menambah fitur-fitur baru, seperti online streaming dengan opsi donasi, layanan musik, transfer uang dari negara lain, dan forum disukusi.
3. Yandex.Zen
Yandex merupakan platform yang memungkinkan pengguna untuk memonetisasi tulisan mereka. Tampilannya menyerupai newsfeed ‘umpan berita’ tak berujung.
Yandex hanya menampilkan artikel-artikel yang telah difilter. Platform ini menyaring tulisan yang mengandung kata-kata kotor, penghinaan terhadap individu, serta iklan judi, alkohol, tembakau, dan obat-obatan.
Segala macam konten negatif, seperti akun-akun berita sensasional atau peristiwa terkini yang menampilkan foto-foto sadis atau adegan mutilasi, tersaring dan tak akan muncul.
Tidak hanya itu, konten pornografi dan konten yang menampilkan kekerasan dalam kehidupan nyata, baik dalam bentuk teks maupun foto, juga tak akan punya celah untuk muncul dalam platform buatan Yandex ini.
4. Elitsy
Media sosial yang satu ini ditujukan untuk orang-orang penganut Kristen Ortodoks. Mereka penganut kepercayaan tersebut dapat bertemu dengan saudara-saudara seiman lainnya di sini, termasuk para pendeta, yang siap menjawab pertanyaan dan bahkan memberikan nasihat.
Situs ini menawarkan peta yang menunjukkan lokasi gereja terdekat. Penggunaan juga dapat mendengarkan aneka musik religi dan menonton kebaktian secara streaming.
5. Telegram
Siapa yang tidak kenal Telegram. Aplikasi besutan Pavel Durov ini memungkinkan pengguna mengirim pesan instan dengan sejumlah fitur lainnya yang ditawarkan.
Telegram merupakan pesaing berat WhatsApp yang merupakan aplikasi buatan Amerika Serikat. Aplikasi ini menawarkan keamanan serta kerahasiaan percakapan.
(Ahmad Muhajir)