CARA memperbaiki aki basah yang tidak bisa menyimpan setrum sebenarnya bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, anda perlu memperhatikan langkah-langkahnya dengan cermat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Masalah yang muncul pada aki tidak jauh-jauh dari aki yang tekor atau tidak bisa menyimpan setrum lagi. Hal ini tentu menyulitkan anda dan juga dapat membahayakan kinerja pada mesin mobil anda.
Karena jika aki sudah tidak dapat menyimpan setrum, maka komponen elektronikal pada mobil anda tidak akan berfungsi.
Lalu, bagaimana cara memperbaiki aki basah yang tidak bisa menyimpan setrum? Berikut penjelasannya.
Mempersiapkan alat yang dibutuhkan
Sebelum mulai memperbaiki aki basah, anda harus mempersiapkan berbagai alat yang dibutuhkan terlebih dahulu. Berikut alat-alat yang anda perlukan:
Sarung tangan karet untuk melindungi tangan anda.
Pipet atau injektor tinta.
Pijau. Usahakan pisau yang masih tajam.
Pengisi daya baterai.
USP magnesium sulfat
Air aki
Keluarkan aki basah
Jika anda sudah mempersiapkan seluruh peralatan yang diperlukan, selanjutnya anda harus mengeluarkan aki basah yang ada pada mesin mobil anda. Jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan karet untuk melindungi tangan anda lalu angkat aki. Pastikan untuk menjaga kondisi aki tetap stabil ketika mengangkatnya.
Setelah itu, taruh aki pada permukaan yang datar dan kering lalu buka penutup aki. Setelah terbuka anda harus membuang air yang ada di dalam aki.
Membuang air aki
Untuk membuang air pada aki anda harus menggunakan alat bantu berupa pipet atau injector. Caranya adalah dengan menancapkan pipet pada sel aki yang basah lalu pindahkan air aki yang sudah ada di dalam pipet ke sebuah wadah. Anda tidak perlu mengeluarkan seluruh air karena sisanya akan digunakan untuk mengisi ulang baterai aki.
Siapkan magnesium sulfat
Langkah selanjutnya adalah melarutkan USP Magnesium sulfat dengan air mendidih. Jika sudah larut seluruhnya lalu campurkan dnegan air aki yang baru. Aduk hingga merata lalu pindahkan cairan campuran air dan USP magnesium sulfat ke sel aki basah menggunakan pipet atau injektor yang sudah disediajakn.
Lakukan pengisian baterai
Terakhir adalah melakukan pengisian baterai menggunakan battery charger atau alat pengisi daya baterai. Sebelum melakukannya, pastikan anda membuka sel aki agar udara yang ada di dalamnya bisa keluar. Selain menggunakan battery charget anda juga bisa menggunakan alternator.
(Kurniawati Hasjanah)