Lebih jauh, para peneliti berharap teknik yang memiliki beberapa keunggulan dibandingkan proses yang digunakan saat ini, dapat digunakan untuk menumbuhkan kembali tulang yang telah hilang akibat kanker atau jenis penyakit degeneratif lainnya.
"Gelombang suara memangkas waktu perawatan yang biasanya diperlukan untuk membuat sel punca mulai berubah menjadi sel tulang dalam beberapa hari," kata Amy Gelmi , Wakil Rektor Research Fellow di Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) di Australia.
"Metode ini juga tidak memerlukan obat khusus 'penginduksi tulang' dan sangat mudah diterapkan pada sel punca," tambahnya.
Metode ini, ditemukan berkat kerja bertahun-tahun untuk memodifikasi sel punca dengan gelombang suara di atas frekuensi 10 MHz.
Selama penelitian, sebuah microchip digunakan untuk mengubah sel punca yang dimasukkan ke dalam minyak silikon dan ditempatkan di piring kultur.