Mengenal Ban Vulkanisir dan Bahaya Kendaraan Menggunakannya

Komaruddin Bagja, Jurnalis
Senin 21 Februari 2022 00:03 WIB
Ban Vulkanisir
Share :

BAN vulkanisir ialah ban asli yang batikannya sudah menipis atau gundul namun dilapisi kembali dengan menggunakan potongan material karet berserat lain yang sudah memiliki batikan lain agar ban lamanya terlihat seperti baru.

Usai diproses, ban bekas akan terlihat seperti baru kembali, okezone akan memberikan tips bagaiman cara membedakan ban vulkanisir dengan ban orisinil.

Perbedaan ban vulkanisir dengan orisinil terletak pada kekuatannya.

Memang tidak dapat diketahui dalam jangka waktu dekat setelah pembelian. Namun, lambat laun, ban akan terasa menurun daya cengkramnya ke aspal.

Pada ban baru, memiliki sisa karet yang lebih panjang. Beda halnya dengan vulkanisir yang sisa karetnya lebih pendek. Oiya soal harga ban vulkanisir jauh lebih murah dibanding ban baru. Bahkan di toko-toko ban pinggir jalan Anda bisa mendapatkan separuh dari harga baru.

Logo indikator keausan ban atau ITW, pada ban baru berada pada bagian pinggir tapak ban. Sedangkan vulkanisir logo tersebut berada persis sejajar dengan alur ban.

Bagaimana resiko menggunakan ban vulkanisir?

Meskipun harga ban vulkanisir lebih murah, namun tentu terdapat resiko yang harus Anda ketahui. Ban vulkanisir memiliki usia yang tidak panjang. Logikanya, ban itu merupakan ban bekas yang sudah habis kembangan atau batikannya. Namun kembali diolah dibuat corak baru supaya terlihat masih menggigit.

Ban vulkanisir akan cepat gundul. Pasalnya ukiran kembangan tidak serapih buatan pabrik dan lebih tipis daripada ban baru.

Agak berbahaya jika digunakan dalam jangka panjang. Baik pada sepeda motor maupun mobil ban vulkanisir cukup beresiko. Misalnya saja pada ban sepeda motor. Lambat laun keausan pada tapak ban akan lebih cepat. Sehingga berdampak pada keseimbangan dan keselamatan pengendara di jalan.

Soal kenyamanan?

Jangan ditanya, tentu ban original lebih nyaman dan aman. Penyakit yang kerap muncul di kendaraan adalah, ban sering benjol. Hal ini dikarenakan tapak bannya hanya berupa lapisan saja. Kadang sewaktu-waktu lapisan itu dapat terlepas saat kekuatan lem itu menurun.

Terlepas dari itu semua, ban vulkanisir tetap ada penggemarnya yakni para pengusaha angkutan atau truk. Mereka memilih menggunakan ban vulkanisir untuk menekan biaya operasional angkutan.

Apa itu ban vulkanisir? Sudah terjawab ya Okezoners. Pilihan ada di tangan Anda apakah mau memilih ban vulkanisir atau ban orisinil.

(Kurniawati Hasjanah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya