Pada akhirnya pihak pabrikan menanggapi menarikan yang terjadi pada Administrasi Keselamatan Transportasi Jalan Raya Nasional (NHTSA)
"Kendaraan yang terkena dampak mungkin dilengkapi dengan pompa bahan bakar tekanan rendah yang diproduksi selama jangka waktu tertentu yang mungkin termasuk impeller yang telah diproduksi dengan kepadatan lebih rendah,"Ujar laporan terbaru dari pabrikan Subaru kepada NHTSA.
"Jika permukaan impeller dengan kerapatan lebih rendah terkena pengeringan pelarut untuk waktu yang lebih lama, itu dapat mengembangkan retakan halus. Retak ini dapat menyebabkan penyerapan bahan bakar yang berlebihan, mengakibatkan deformasi impeller. Seiring waktu, impeller dapat menjadi cukup cacat untuk mengganggu tubuh pompa bahan bakar, berpotensi menyebabkan pompa bahan bakar tekanan rendah menjadi tidak beroperasi." Pungkasnya
Pihak pabrikan secepatnya akan segera menghubungi pemilik mobil lengkap dengan instruksi untuk meminta menarikan (Recall) untuk melakukan perbaikan yang dikeluarkan di dealer lokal mereka.
(Salman Mardira)