JAKARTA – Di bulan Ramadhan, kegiatan sehari-hari tetap berjalan bagi yang menjalankan ibadah puasa, termasuk bekerja dan beraktivitas di luar rumah. Bagi yang bepergian menggunakan kendaraan roda empat, kaca film mobil ternyata bisa berpengaruh pada kenyamanan dan emosi.
Kok bisa, apa hubungannya? Diketahui, kaca film berhubungan dengan temperatur dan efisiensi pendinginan dalam kabin kendaraan. Terlebih dalam situasi lalu lintas macet dan panas, terkadang membuat pengendara terbawa emosi.
BACA JUGA: Cara Rawat Kaca Film di Mobil, Jangan Pernah Gunakan Pembersih Beralkohol
Jika ditambah dengan kondisi kabin yang pendinginannya tidak efektif dan efisien, maka potensi tersulutnya emosi saat berkendara sangat mungkin terjadi. Dehidrasi karena kepanasan di dalam kabin memengaruhi sisi emosi sesorang sehingga lebih agresif atau berkurangnya rireks.
"Patut diketahui, bahwa perubahan perilaku dalam berkendara, bisa jadi karena hal-hal yang dianggap remeh, padahal sangat menentukan dalam berkeselamatan di jalan raya. Salah satunya adalah penggunaan kaca film," ujar Vice President Director PT V-Kool Indo Lestari, Linda Widjaja dalam keterangan persnya, Kamis (29/4/2021).
BACA JUGA: Penggunaan Lembar Tempel Reflektor, Solusi Tekan Angka Kecelakaan Angkutan Barang
"Jika kaca fillm yang digunakan tak mampu menahan panas dari luar, maka ini akan membuat pengemudi merasa tidak nyaman karena dehidrasi. Makanya pemilihan kaca film memberikan pengaruh yang cukup signifikan bagi pengemudi yang sedang melaksanakan ibadah puasa," katanya.
Linda menuturkan, peran kaca film mampu meredam panas dari sinar matahari ke dalam kabin mobil sehingga suhu dalam kabin lebih dingin. Kenyamanan pengemudi ketika berkendara bisa tetap terjaga dan memperlambat tingkat dehidrasi.