SAN FRANCISCO – Aplikasi chatting WhatsApp harus mengalami penurunan pengguna akibat perubahan kebijakan privasi baru. Tentu saja hal ini menguntungkan aplikasi chat lainnya yang mengambil peluang dari perubahan kebijakan WhatsApp.
Perubahan ini pada dasarnya menyatakan data dari WhatsApp akan dibagikan dengan Facebook.
Menurut laporan terbaru, tampaknya keputusan perusahaan membuat perubahan pada kebijakan privasi baru mereka dapat menggerus jutaan pengguna. Data dari App Annie mengungkapkan, WhatsApp yang dulunya menempati urutas kedelapan sebagai aplikasi yang paling banyak diundh di Inggris, turun ke posisi 23.
Baca Juga: Ramai Soroti Aturan Kebijakan Baru, WhatsApp Tegaskan Tak Ada yang Berubah
Para pesaingnya seperti Telegram dan Signal justru diuntungkan dari ini. Signal tidak termasuk dalam 1000 aplikasi teratas di Inggris, naik ke posisi pertama selama beberapa hari, sebagaimana dikutip dari Ubergizmo, Kamis (28/1/2021).