Baca Juga: Asteroid Ini Pecahkan Rekor Melintas Paling Dekat dengan Bumi Tanpa Menabrak
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, misi ini juga melibatkan sejumlah investigasi biologis dengan memanfaatkan teknologi seperti jaringan di chip dan organoid otak. Ini dapat digunakan untuk mensimulasikan jaringan manusia dan mencatat responnya terhadap gaya berat mikro.
Eksperimen lainnya adalah Bioasteroid yang bertujuan untuk membantu menentukan organisme atau mikroba tertentu dapat mengekstrak zat berharga seperti logam langka Bumi.
“Kami akan melihat apakah mikroba tersebut dapat memperoleh elemen yang kami inginkan untuk industri dari permukaan dan interior asteroid,” kata peneliti Bioasteroid, Charles Cockell.
(Sazili Mustofa)