Baca Juga: Bulan Lalu Bumi Catatkan Rekor Suhu Terpanas dalam 30 Tahun Terakhir
Sistem ini digunakan oleh para peneliti untuk mengukur jarak, posisi, hingga gerak 99 sumber maser galaksi. Sebagai informasi, maser adalah sumber pemancar gelombang mikro yang mirip laser dan banyak ditemui pada atmosfer bintang di daerah pembentuk bintang, dan beberapa astrofisika lainnya.
Sebanyak 21 maser ditemukan dalam penelitian ini, dapat membantu para ilmuwan memperkirakan lebih tepat letak Tata Surya.
“Karena Bumi terletak di dalam Galaksi Bima Sakti, kita tidak bisa mundur dan melihat seperti apa galaksi itu dari luar. Astrometri, pengukuran akurat dari posisi dan gerakan objek adalah alat penting untuk memahami struktur galaksi secara keseluruhan,” kata tim peneliti dalam siaran pers.
(Sazili Mustofa)