Arkeolog Temukan Kerangka Tuan dan Budak Zaman Romawi Kuno

Felix Refialdo Handono, Jurnalis
Selasa 24 November 2020 10:25 WIB
Kerangka tuan dan budak ditemukan di Kota Pompeii. (Foto:Foxnews)
Share :

ITALIA - Arkeolog dari Taman Arkeologi Pompeii menemukan kerangka seorang tuan dan budaknya, warga Kota Pompeii, zaman Romawi.

Dilansir FoxNews, kerangka orang kaya dan budak laki-lakinya itu, ditemukan selama penggalian di daerah Civita Giuliana. Bagian dari tengkorak dan tulang kedua pria itu, ditemukan di dekat Cryptoporticus di sebuah vila kuno.

Menurut Taman Arkeolog Pompeii, budak dan tuannya tampaknya lolos dari jatuhnya abu dari Gunung Vesuvius, kemudian mereka meninggal akibat ledakan vulkanik kuat yang terjadi keesokan paginya. Ledakan tersebut tampaknya memberikan dampak yang besar bagi daerah itu, dan mengakibatkan para korban terkubur dalam abu.

Baca Juga: Koin Kuno Julius Caesar Berusia 2.000 Tahun Akan Dilelang, Nilainya Fantastis

Kota kuno Pompeii hancur setelah letusan Gunung Vesuvius pada 79 Masehi. Kota Pompeii dengan cepat terkubur oleh abu vulkanik, dan menewaskan sekitar 2.000 penduduk kota. Sisa-sisa dari penemuan dua korban itu, berbaring bersebelahan dan ditemukan di lapisan abu abu-abu sedalam 6,5 kaki.

Baca Juga: Menjelajahi Thessaloniki, Kota Terpenting Kekaisaran Romawi, Byzantium hingga Ottoman

Pada tahun 2018, penggalian di situs tersebut menemukan kerangka seorang pria yang dihancurkan oleh balok batu besar saat berusaha melarikan diri dari letusan Gunung Vesuvius. Para arkeolog juga menemukan tempat peristirahatan terakhir kuda pacu kuno di antara reruntuhan Pompeii.

Prasasti arang yang ditemukan pada tahun 2018, menunjukkan bahwa letusan terjadi pada bulan Oktober tahun 79 M. Sebuah penelitian juga mengungkapkan bahwa ketika Gunung Vesuvius meletus, panas yang hebat menyebabkan tengkorak korban meledak dan darah mereka mendidih.

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya