JAKARTA - Rocket Lab akan meluncurkan misi mereka yang dimulai pada Rabu malam (26 Agustus). Sekadar informasi, misi ini belum diluncurkan sejak 4 Juli karena roket mengalami kegagalan.
Pada akhir Juli, Rocket Lab telah melacak masalah tersebut ke satu koneksi listrik yang salah di bagian atas Electron. Perwakilan perusahaan menekankan pada saat itu bahwa booster akan beroperasi kembali.
Melansir dari Space, Electron dijadwalkan lepas landas dari situs peluncuran Rocket Lab di Selandia Baru.
Rocket Lab bertujuan untuk meningkatkan akses ke luar angkasa dengan Electron setinggi 57 kaki (17 meter), yang dapat melayang sekitar 660 lbs. (300 kg) muatan ke orbit Bumi rendah pada setiap penerbangan.
Visi keseluruhan perusahaan melibatkan Electron menjadi roket reusable atau roket yang dapat digunakan kembali.