Perangi Covid-19, Pemerintah Perkenalkan Dua Alat Deteksi Dini

Farah Azka Gazali, Jurnalis
Senin 10 Agustus 2020 19:01 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Pandemi Covid-19 masih melanda dunia, termasuk di negara Indonesia. Menanggapi kondisi ini, sebagai bentuk percepatan penanganan Covid-19, pemerintah berencana meluncurkan dua “Alat Deteksi Dini Covid-19” baru. Rencana ini disampaikan pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang dilaksanakan Senin (10/8/2020).

Alat pertama yang akan diluncurkan bernama “Reverse-Transcriptase Loop-Mediated Isothermal Amplification (RT-LAMP) Turbiditas”. Dikembangkan oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), rencananya RT-LAMP akan diluncurkan pada akhir Agustus mendatang.

Salah satu RT-LAMP ialah kemampuannya sebagai fasilitas kesehatan yang sederhana namun dapat menghasilkan diagnosis secara kualitatif maupun kuantitatif. Selain itu RT-LAMP dipilih karena cakupannya yang lebih luas namun membutuhkan waktu yang cepat.

Berbeda dengan RT-LAMP, alat lainnya diklaim sebagai alat berbasis microchip bernama “Microchip Surface Plasmon Resonance (SPR)”. Berbeda dengan RT-LAMP, SPR dikembangkan oleh BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) bersama dengan ITB dan UNPAD.

Tidak hanya basis komponen yang berbeda, SPR juga memiliki keunggulan berbeda yakni salah satunya relatif murah. Meski demikian, hasil deteksi SPR memiliki kemampuan reprodusibilitas – uji pengulangan – yang tinggi dan dapat dilakukan real time, yang mana ini hanya memerlukan waktu 30 menit hingga 2 jam saja.

Baca juga: Allahu Akbar! Waktu Terjadinya Kiamat Dijelaskan dalam Alquran dan Sains

Selain itu, SPR hanya membutuhkan satu reagen utama sehingga dapat dikatakan lebih sederhana. Adapun reagen atau bahan kimia untuk pengujian ini dapat diproduksi langsung di Indonesia.

Belum ada waktu pasti kapan SPR dapat digunakan, namun pemerintah menyatakan untuk saat ini sudah ada perusahaan swasta yang mau membantu dan menjalin kerjasama untuk pembuatan SPR.

Secara keseluruhan baik RT-LAMP dan SPR memiliki keunggulan masing-masing. Namun pada dasarnya keduanya dihadirkan sebagai bentuk alternatif yang diharapkan mampu setara dengan alat deteksi CPR yang kini telah digunakan.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya