Pekan Ini, AS, China dan UEA Luncurkan Pesawat Antariksa ke Mars

Agregasi VOA, Jurnalis
Selasa 14 Juli 2020 14:55 WIB
(Foto: NASA)
Share :

JAKARTA - Pekan ini tampaknya akan menjadi peristiwa bersejarah karena tiga negara bersiap meluncurkan misi luar angkasa. Negara tersebut antara lain Amerika Serikat (AS), China dan Uni Emirat Arab (UEA) yang akan meluncurkan pesawat antariksa ke Mars.

Dikutip Voaindonesia, peluncuran ini dalam upaya baru untuk mencari tanda-tanda kehidupan sebelumnya di Mars. Pesawat tak berawak itu juga akan menganalisis area untuk menyiapkan kedatangan astronot di masa depan.

AS mengirim sebuah kendaraan penjelajah bernama "Perseverance" untuk mengumpulkan sampel-sampel batu, dan kemungkinkan tidak akan kembali hingga 10 tahun lagi.

Masing-masing pesawat antariksa harus melakukan perjalanan sejauh 482 juta kilometer untuk mencapai Mars, setelah itu harus meninggalkan orbit Bumi dan memasuki orbit Mars. Proses untuk sampai ke permukaan Mars akan menghabiskan waktu sedikitnya enam hingga tujuh bulan.

Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer

Tujuan dari misi itu adalah untuk mencari tahu apakah Mars memiliki tanda-tanda kehidupan mikroskopik sebelumnya. Seperti yang sudah disimpulkan sebelumnya, Mars dulu pernah mengandung air, sehingga mungkin saja planet itu memiliki kehidupan sebelumnya.

“Misi-misi robot dalam satu dasawarsa belakangan telah menunjukkan bahwa Mars bukan tempat mati dan asing seperti yang kita simpulkan sebelumnya pada akhir abad ke-20. Faktanya, Mars adalah sebuah dunia yang memiliki tanda-tanda bekas danau, sungai yang kering dan bahan organik," kata Profesor Ray Arvidson, dari Universitas Washington, St Louis.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya