JAKARTA - Perusahaan teknologi, Microsoft menghadirkan pembaruan atau update software terbaru untuk mengatasi kerentanan sistem operasinya. Dikutip Sindonews, Microsoft dipusingkan dengan pembaruan-pembaruan Windows 10 yang justru membawa masalah bagi pengguna.
Raksasa Redmond itu berupaya menambalnya dengan merilis update software terbaru.
Ada tidak kurang dari empat kelemahan yang memengaruhi Windows 10 yang baru saja diperbaiki Microsoft. Tiga di antaranya memungkinkan eksekusi kode jarak jauh sementara yang terakhir memungkinkan seorang hacker untuk mendapatkan akses administrator.
Lubang keamanan yang belum ditutup ini disebut 0-Day. Microsoft baru saja memperbaiki empat yang sangat serius sehingga memungkinkan penyerang untuk mengendalikan mesin yang menjalankan Windows 10. Bahkan dalam beberapa kasus juga dialami komputer berbasis Windows 7 yang tidak akan lagi menerima pembaruan.
Dua kerentanan pertama diidentifikasi sebagai CVE-2020-1020 dan CVE-2020-0938 memengaruhi perpustakaan DLL yang disediakan oleh Adobe untuk mengelola font. Imbasnya, seorang peretas dapat melakukan tindakan seperti membaca, mengubah atau menghapus data, atau bahkan membuat akun administrator.