Peneliti Kembangkan Tes untuk Deteksi Antibodi Lawan COVID-19

Pernita Hestin Untari, Jurnalis
Senin 30 Maret 2020 15:02 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist)
Share :

JAKARTA - Peneliti di Universitas, perusahaan dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah bekerja untuk mengembangkan tes untuk mendeteksi antibodi terhadap SARS-CoV-2. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi angka kasus virus corona (COVID-19) yang telah menginfeksi 700 ribu lebih di seluruh dunia. Seperti diketahui, virus corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit COVID-19 merupakan jenis virus baru yang belum ada vaksin dan obatnya.

Dilansir dari laman Axios, Senin (30/3/2020) antibodi tersebut diharapkan mampu untuk mengembangkan imunitas untuk menyembuhkan COVID-19. Salah satu faktor kesembuhan COVID-19 untuk sekarang ini diyakini adalah imunitas yang baik. Ketika tubuh terpapar virus, sistem kekebalan tubuh mulai memproduksi antibodi untuk melawan virus dan infeksi.

Antibodi itu bertahan setelah virus dibersihkan dari tubuh, menjadikannya indikator infeksi sebelumnya. Para peneliti menggunakan tes serologis untuk memeriksa darah untuk mengetahui antibodi ini, memberikan konfirmasi infeksi dan kemungkinan perlindungan.

Menurut Nick Evans, asisten profesor di UMass Lowell, tes ini bisa sangat berguna untuk menentukan apakah petugas kesehatan memiliki kekebalan dan berisiko lebih rendah jika mereka kembali bekerja.

Seorang ahli virologi di Fred Hutchinson Cancer Research Center, Jesse Bloom mengungkapkan tes juga dapat digunakan untuk sampel populasi untuk membentuk perkiraan yang lebih baik dari skala infeksi dan tingkat kematian virus.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya