Ini Ciri Mobil Listrik yang Tak Memiliki Suara Bisa Dikemudikan

, Jurnalis
Senin 03 Februari 2020 02:07 WIB
Mitsubishi Outlander PHEV (foto: Ist)
Share :

BANYUWANGI - Mobil listrik yang tidak memiliki suara di beberapa negara dinilai bisa meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan bagi kaum disabilitas, karena mobil ini tidak memiliki suara layaknya kendaraan bermesin konvensional.

Kondisi tersebut, juga bisa menimbulkan risiko bagi pemilik mobil listrik yang terbiasa menggunakan mobil konvensional. Tidak adanya suara pada mobil listrik, membuat pengemudi asal injak gas yang berisiko mobil akan bergerak secara responsif.

 

"Mobil listrik memang tidak memiliki suara, karenanya perlu pengenalan dan memperhatikan adanya indikator yang menginformasikan motor listrik dalam kondisi telah menyala untuk bisa digunakan," ungkap Muhammad Mirza Sales Force Training & Development PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Ia menambahkan, untuk model mobil listrik kunci yang utama yakni adanya indikator tersebut untuk mengetahui mobil siap untuk dikemudikan. Karenanya penting bagi pemilik mobil listrik terlebih dahulu mengetahui fitur dan seluruh fungsional mobil listrik sebelum digunakan.

Peraturan di beberapa negara nantinya akan menerapkan sistem kebisingan yang harus ada pada kendaraan mobil listrik. Langkah ini diterapkan agar, kaum disabilitas maupun pengguna jalan mengetahui adanya posisi mobil di jalan.

 

Peraturan akan diberlakukan pada Juli 2019, dimana mobil listrik yang akan dijual di pasar sudah harus memiliki sistem kebisingan. Demikian seperti dikutip dari Daily Mail,Juma (19/10/2018).

Tanpa suara mesin sama sekali, kelompok-kelompok keselamatan jalan sebelumnya menyebut mobil-mobil listrik sebagai 'pembunuh sunyi' yang menempatkan kehidupan anak-anak, orang tua, orang buta, tuna rungu, pemakai headphone, yang sibuk dan tidak waspada dalam bahaya.

(Mufrod)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya