Disuntik Rp3,6 Triliun, Aston Martin Percaya Diri Lanjutkan Proyek DBX

Medikantyo, Jurnalis
Jum'at 31 Januari 2020 16:10 WIB
Produsen Aston Martin tatap era baru dengan suntikan investasi Lawrence Stroll (Foto: Okezone.com/Istimewa)
Share :

LONDON - Dukungan finansial diperoleh produsen Aston Martin untuk melanjutkan proyek produksinya di waktu mendatang. Pengusaha asal Kanada, Lawrence Stroll, disebut resmi menanamkan investasi berupa kepemilikan saham senilai 200 juta Poundsterling atau sekitar Rp3,6 triliun, ke dalam tubuh produsen asal Inggris tersebut.

Angka investasi tersebut dapat berkembang mencapai 500 juta Poundsterling dan sekaligus memegang jabatan sebagai pimpinan tertinggi baru Aston Martin. Sementara, jabatan pimpinan eksekutif alias CEO, masih dipegang oleh Andy Palmer. Masuknya investasi ini memberi angin segar, usai mencatatkan tren neraca keuangan negatif sejak 2018 lalu.

Suntikan dana dari Stroll rencananya segera dimanfaatkan untuk melanjutkan proyek perakitan SUV Aston Martin DBX. Dibangun pada fasilitas produksi baru yang terletak di St. Athan, Wales, model tersebut diharapkan menuai kesuksesan serta mendorong pertumbuhan serta keuntungan merek premium tersebut.

 

Pembicaraan mengenai investasi tambahan, juga dilakukan Aston Martin dengan grup otomotif asal China, Geely. Hal tersebut terungkap dari pernyataan resmi Aston Martin seperti dilansir dari laman Autoexpress. "Diskusi masih berlangsung dengan investor strategis potensial yang mungkin bergabung," kata juru bicara Aston Martin.

Bergabungnya sosok Stroll dengan Aston Martin memungkinkan produsen tersebut bisa bergabung dalam ajang balap Formula 1. Stroll saat ini memegang kendali atas tim Racing Point, sehingga bisa mengubah nama timnya paling cepat pada 2021 mendatang. Mobil balap Racing Point saat ini menggunakan pasokan mesin buatan Mercedes, yang juga menjadi bekal mobil lini Aston Martin V8 saat ini.

(Gabriel Abdi Susanto)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya