Ibu Kota Baru yang nantinya akan berada di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur akan dibuat menjadi kota yang sangat hijau, kota yang cerdas, zero emisi karena kendaraan-kendaraan yang akan digunakan merupakan kendaraan listrik dan autonomous (tanpa sopir) baik untuk transportasi maupun untuk kendaraan pribadi.
Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat menghadiri pengukuhan Pengurus DPP Partai Hanura periode 2019-2024 di JCC, Jakarta, Jumat (24/01/2020).
Menurut Presiden, keputusan untuk pindah bukan hanya pindah lokasi, istana, kementerian. Melainkan juga ingin memindahkan kultur kerja. “Kita ingin membangun sebuah sistem sehingga ada kecepatan dalam merespon kemajuan zaman. Sehingga yang kita install dulu adalah sistem baru orangnya, sehingga Ibu Kota baru nanti harapannya akan seperti di Amerika Serikat,”ujar Jokowi.
Kata Presiden, kalau Amerika Serikat punya dua kota besar yakni Washington DC juga New York dan Australia punya Sidney dan Canberra, Indonesia akan punya Jakarta dan Ibu Kota Baru ini nanti.
“Tugas besar semua itu harus kita kerjakan, kita selesaikan. Kuncinya adalah sinergi,”ujar Presiden.
(Gabriel Abdi Susanto)