JAKARTA - Mobil yang terendam air banjir dengan ketinggian mencapai kap mesin memang harus menjalani perbaikan dengan cara turun mesin. Kondisi tersebut harus dilakukan, karen mesin telah terendam air dalam waktu lama dan berdampak air masuk ke dalam mesin.
Bercampurnya air ke dalam mesin, bisa terjadi karena resapan air yang telah masuk diantara sekat sambungan blok mesin dan bagian saluran buang atau saluran pengecekan oli mobil. Kondisi tersebut jika dibiarkan bisa menyebabkan air yang masuk ke mesin bisa membuat kinerja mesin bermasalah.
"Air yang tercampur dengan pelumas di bagian mesin, harus melalui pengurasan secara maksimal. Langkah pengurasan dengan cara membersihkan seluruh bagian internal mesin untuk memastikan tak ada air yang tersisa di dalam mesin," ungkap Didi kepada Okezone, beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan air yang masuk di dalam mesin jika dibiarkan akan berdampak pada rusaknya komponen internal mesin. Beberapa bagian akan mengalami korosi dan berkarat, kondisi tersebut jika dibiarkan lama dan tidak diperbaiki bisa membuat kinerja mesin terganggu.