Pengerjaan dilakukan pada sistem pendingin untuk menekan energi yang terbuang dari aktivitas deselerasi kendaraan. Sekaligus, mengalihkan kembali tenaga panas tersebut untuk menghangatkan bagian dalam kendaraan, sehingga menambah jarak jelajah hingga 10 persen dari angka normal.
Pembaruan sistem manajemen temperatur juga mendukung pengisian daya secara cepat, begitu juga jangka pemakaian paket baterai yang lebih lama. Begitu juga adanya jaminan bahwa kinerja sistem aliran daya berjalan optimal, dengan tambahan beban angkut cukup berat.
Secara umum peningkatan kapasitas baterai terjadi dengan penggunaan sistem ini. Seperti pada model Audi E-Tron 55 Quattro yang kini memiliki daya paket baterai secara optimal hingga 86,5 kWh. Keuntungan dari pembenahan teknis penghematan daya ini, akan tersedia dalam seluruh model Audi E-Tron keluaran terbaru.
(Mufrod)