Penyebab lain yang lumrah ditemukan sebagai penyebab kurang kencangnya aliran udara dingin adalah bocornya kadar freon. Jika tidak ada lagi freon yang tersedia, otomatis udara yang tersalur sepenuhnya berasal dari kipas. "Rasanya pun tentu berbeda dan hanya terasa seperti embusan kipas angin," kata Anjar menambahkan.
Gejala dari habisnya kadar freon dalam pendingin udara kendaraan, juga bisa terdeteksi dari berhentinya putaran kompresor AC. "Gejala seperti ini terdeteksi dari pengecekan komponen pendingin di bengkel terdekat," ucap Anjar menjelaskan.
Anjar menyebut penanganan masalah pada pendingin udara ini memakan waktu yang bervariasi. Misalnya, untuk melakukan pembersihan atau pengecekan pada bagian evaporator pendingin udara mobil. "Bisa sampai setengah hari atau sehari penuh karena mesti melepas bagian dasbor," katanya.
(Mufrod)