Kemudian, jika tanjakan yang dinaiki cukup curam, pindahkan tuas transmisi ke gigi paling rendah. Biasanya, di transmisi otomatis, gigi paling rendah ditandai dengan huruf L, angka 1, atau huruf D1. Pastikan ketika menaiki tanjakan, Anda menjaga putaran mesin di angka 3000-3500 rpm. Jika lewat dari angka tersebut, perlahan pindahkan tuas transmisi ke D2 agar mobil berpindah gigi. Kuncinya adalah menjaga putaran mesin sehingga mesin tidak mati ketika Anda menanjak.
Hal lain yang perlu diperhatikan ketika menanjak adalah jarak Anda dengan kendaraan lain. Beri jarak antara Anda dan mobil di depan kira-kira 4 hingga 10 detik. Untuk menghitung jarak di depan. Anda bisa menggunakan pohon atau pun objek lain di samping jalan sebagai indikator. Setelah mobil di depan melewati objek tersebut, mulailah menghitung jarak Anda dari mobil di depan dengan menghitung per detik. Anda bisa menggunakan metode “seribu satu, seribu dua,” dan seterusnya. Jika mobil Anda melewati objek tersebut dalam jarak lebih dari 4 detik, artinya Anda berada di jarak yang aman.
Jika anda berada di situasi stop-and-go di mana Anda harus mulai berakselerasi lagi ketika menanjak, mulailah dengan mengoper ke gigi paling rendah yaitu D1 atau D2 tergantung seberapa tinggi tanjakannya. Tetap pasang rem tangan sebelum berakselerasi untuk menghindari mobil meluncur ke bawah. Secara perlahan, mulai injak pedal gas dan lepaskan rem tangan untuk maju.
(Mufrod)