"Kami yakin peran serta generasi muda Indonesia dengan berbagai latar belakang ini mampu melahirkan solusi bersama untuk menjadikan Indonesia dan dunia menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.
Global Goals Jam didirikan oleh Marco van Hout dan Gijs Gootjes dari Digital Society School (DSS), Boaz Paldi, Simon van Woerden dan Hana Omar dari UNDP dan telah dikembangkan lebih lanjut dan dikoordinasikan oleh Anneke van Woerden (DSS).
Dalam edisi pertama 2016, 17 kota berpartisipasi, pada 2017, diikuti oleh 45 kota, sedangkan pada 2018 diikuti oleh 75 kota. Pada tahun ini telah berkembang menjadi lebih dari 85 kota yang ikut berpartisipasi.
Ribuan peserta telah menggunakan metodologi “design sprint” dan saat ini telah menjadi bagian dari komunitas pembelajaran yang berkembang di sekitar SDGs.
(Ahmad Luthfi)