JAKARTA - Pertumbuhan bisnis game di Indonesia dikabarkan meningkat. Bahkan menurut Newzoo, besarnya pasar Indonesia diprediksi akan mencapai USD1 miliar pada 2019. Sayangnya menurut Asosiasi Game Indonesia (AGI) dari 8 persen pendapatan game yang beredar di Indonesia, hanya sekira 0,4 persen yang merupakan produk dalam negeri.
Untuk meningkatkan pasar game lokal, Melon dan Agate pun melahirkan merek Oolean. Ini diharapkan untuk mengembangkan industri game di Indonesia. Oolean sendiri diambil dari kata ulin yang dalam bahasa Sunda berarti “main”.
“Kami dari Melon melihat fenomena kekalahan perusahaan lokal dalam persaingan pasar, sementara potensi pasarnya sangat tinggi. Didasari oleh hal tersebut, kami sebagai perusahaan yang bergerak di bidang hiburan digital merasa perlu untuk membantu agar perusahaan game lokal dapat menjadi tuan rumah di negara sendiri dalam waktu 5 tahun ke depan, dibantu perusahaan game lokal seperti Agate,” kata Dedi Suherman, President Director & CEO PT Melon Indonesia, dalam keterangan resminya, Kamis (11/7/2019).
Kerjasama antara Melon dan Agate ini melingkupi pengembangan platform game untuk user, pembuatan properti intelektual orisinil yang fokus memproduksi game lokal, bekerjasama dengan pengembang game lokal lainnya untuk membuat game yang bisa mendunia, serta mengembangkan platform untuk mendistribusikan game dari perusahaan lokal maupun internasional yang dirancang dan dibangun oleh Melon.
Baca Juga: 4 Hero Tank Terbaik di Game Mobile Legends
Tidak berhenti sampai di sini, kerjasama antara Melon dan Agate juga akan mengembangkan ekosistem pengembangan game lokal lewat inkubator, institusi pendidikan dan komunitas pengembangan game.