"Semakin muda usia, maka semakin ada kecenderungan penggunaan transportasi online lebih tinggi," ujar Hassanudin.
Dalam kategori layanan digital yang dipaparkan Alvara, kategori layanan transportasi adalah yang paling banyak digunakan, kemudian disusul aplikasi pesan antar makanan dan berbelanja.
Layanan transportasi digital asal Indonesia, Go-jek lebih banyak digunakan 70,4 persen responden dibanding pesaingnya.
Perilaku tersebut didorong oleh intensitas penggunaan smartphone oleh generasi milenial yang tinggi hingga tujuh jam sehari, termasuk untuk pembelian layanan jasa dan barang secara online, menurut riset tersebut.
Baca juga: Vivo Ungkap Ponsel Terbaru 'S1', Intip Spesifikasinya
(Ahmad Luthfi)