BERLIN - Setelah mengabdi selama hampir tiga dekade di perusahaan, CEO BMW Harald Krueger memutuskan untuk meninggalkan posisinya pekan ini. Langkah tersebut dikaitkan dengan masalah berkurangnya pemasukan produsen asal Jerman tersebut pada awal tahun ini.
Masalah lain adalah kesulitan BMW untuk mengejar produsen lain dalam melakukan produksi mobil listrik. Pabrikan tersebut baru mencanangkan pembuatan 25 model baru dengan basis mobil listrik pada 2023 mendatang. Hal tersebut didasarkan pada prediksi penjualan mobil listrik yang menyentuh dua kali lipat dari pasar saat ini pada 2021.
BMW sendiri masih berkesan berhati-hati dengan kecenderungan pasar terkait mobil listrik. Kabar pengembangan paket baterai baru dan motor listrik bagi kendaraan mereka tidak berjalan dengan optimal. Justru, dewan direksi saat ini lebih senang mengembangkan mesin konvensional ataupun kombinasi hybrid.