"Kami telah mengevaluasi, dan akan terus menanggapi, banyak kerumitan bisnis, teknis, dan regulasi yang berasal dari penambahan baru-baru ini dari Huawei ke Daftar Entitas Peraturan Administrasi Ekspor Departemen Perdagangan AS," kata juru bicara Microsoft dalam sebuah pernyataan kepada The Verge.
"Akibatnya, kami melanjutkan penjualan inventaris perangkat Huawei yang ada di Microsoft Store," tambahnya.
Microsoft ditanya apakah perusahaan berencana untuk terus menyimpan dan menjual laptop Huawei. Kabarnya, Microsoft Store menjual inventaris yang ada, yang sesuai dengan peraturan AS saat ini.
Huawei telah menunda peluncuran laptop baru yang didukung Windows karena akan diungkap pada CES Asia pekan lalu. Belum diketahui pasti laptop baru yang akan diumumkan Huawei, tetapi perusahaan mengungkap MateBook 14 dan memperbarui lini MateBook X Pro di MWC awal tahun ini.
Baca juga: Huawei Bakal Rilis Prosesor 7nm Terbaru, Saingi Snapdragon Seri 700?
(Ahmad Luthfi)