Dengan kondisi ini, tampaknya tidak banyak yang percaya diri dengan kemampuan perusahaan untuk membalikkan keadaan, yang mengakibatkan harga unggulan terbaru perusahaan, Huawei P30 Pro, dinilai hancur.
Sebelumnya diwartakan Forbes, salah satu situs trade-in smartphone yang populer di Inggris, menunjukkan seberapa bernilainya suatu ponsel. Khusus Samsung Galaxy S10+ dalam kondisi baik, bisa diperdagangkan atau ditukar bisa mencapai nilai USD650, atau turun 45 persen dari harga awal.
Di situs yang sama, Huawei P30 Pro yang diperdagangkan dalam kondisi baik, kini mencapai nilai USD130 atau sekira Rp1,8 jutaan. Harga tersebut menunjukkan penurunan sebesar 90 persen.
Baca juga: Pelarangan Huawei oleh AS Jadi Keuntungan bagi Samsung
(Ahmad Luthfi)