JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali mendukung gerakan nasional 1000 startup yang diinisiasi oleh KIBAR. Tahun ini program tersebut telah memasuki waktu gelombang ke-4 dan kembali bertujuan untuk mengembangkan ekosistem startup di Indonesia. Program ini juga merupakan wujud pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai The Digital Energy of Asia.
"Program ini sudah dari pertengahan tahun 2016. Kami terus melakukan evaluasi dan review, program awal itu ada ignition, workshop, dan booth camp education," kata Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, di Press Room Kominfo, Senin (20/5/2019).
Tak hanya itu, pria yang akrab disapa Sammy tersebut juga mengungkapkan jika gerakan 1000 startup kali ini akan menambah 5 kota lagi. Lima kota tersebut dia ntaranya yakni Batam, Padang, Balikpapan, Lombok, dan Manado.
Untuk diketahui, gerakan nasional 1000 startup ini dilaksanakan di 10 kota yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Malang, Medan, Bali, dan Makassar. Adapun syarat pemilihan kota ini yakni banyaknya universitas karena cepat terserap dengan potensi-potensi anak mudanya.
"Dalam program ini kita juga mengajak kementerian yang lain. Sambil belanja masalah, apa yang membutuhkan perubahan dan diperbaiki," imbuh Sammy.