JAKARTA - WhatsApp menjadi pusat perhatian saat ini karena isu spyware. Sejak Senin perusahaan dikejutkan tentang kerawanan pada sistemnya dimanfaatkan oleh salah satu spyware dari Israel yang dibuat oleh perusahaan NSO.
Spyware masuk lewat fitur call pada WA itu efeknya sangat parah, bisa mengambil alih operating sistem pada Android maupun iPhone.
"Yang bisa segera dilakukan adalah melakukan update segera," kata Pakar Keamanan Siber, Pratama Persadha, sekaligus Chairman Communication and Information System Security Research Center (CISSReC).
Tim WhatsApp sudah melakukan update untuk menutupi celah keamanan tersebut. Update sudah tersedia di platform iOS dan Android. WhatsApp yang berada di bawah Facebook menambah satu lagi masalah keamanan perusahaan teknologi milik Mark Zuckerberg. Sebelumnya FB berkali-kali bermasalah dengan isu keamanan, yang paling ramain adalah kasus Cambridge Analytica.