JAKARTA- Samsung sebelumnya telah berencana untuk mulai menjual ponsel lipatnya Galaxy Fold pada 26 April 2019. Sayangnya rencana tersebut gagal karena layar handset bermasalah saat akan diuji coba kepada jurnalis dan beberapa reviewer sebelum dijual secara umum.
Baru-baru ini CEO Samsung, DJ Koh pun angkat bicara atas permasalahan tersebut dalam wawancara dengan Korea Herald.
"Pihak kami telah meninjau cacat yang disebabkan oleh zat yang masuk ke perangkat, dan kami akan mencapai kesimpulan dalam beberapa hari pada peluncuran. Kami tidak akan terlambat,” ungkap Koh seperti dilansir dari laman GSM Arena, Jumat (10/5/2019).
Beberapa hari yang lalu, Samsung juga telah mengirimkan email kepada pemesar Pre-Order Galaxy Fold, mereka akan secara otomatis dibatalkan jika Fold tidak dikirimkan pada akhir Mei 2019. Sayangnya, Koh tidak mengatakan jika pengiriman akan dimulai sebelum batas waktu ini, sehingga kebenaran dari email Samsung harus dibuktikan dalam beberapa hari.