JAKARTA - Peneliti mempelajari temuan atau bukti-bukti masa lampau untuk mendapatkan wawasan baru. Terkini, peneliti mengungkap jejak kaki yang diyakini berusia 15.600 tahun yang ditemukan di wilayah selatan Chili.
Jejak kaki ini diyakini sebagai jejak kaki manusia tertua yang pernah ditemukan di Benua Amerika, menurut para peneliti seperti dilaporkan oleh Reuters, Sabtu (27/4).
Jejak kaki tersebut pertama kali ditemukan pada 2010 oleh seorang mahasiswa Universitas Austral di Chili. Para peneliti kemudian melakukan penelitian selama beberapa tahun untuk menyingkirkan kemungkinan jejak itu kemungkinan berasal dari spesies hewan tertentu dan untuk menentukan usia fosil tersebut.
Karen Moreno, seorang paleontologi dari Universitas Austral yang mengawasi penelitan tersebut mengatakan para peneliti juga menemukan tulang belulang hewan dekat lokasi tersebut, termasuk gajah-gajah primitif. Namun para peneliti memastikan bahwa jejak kaki itu adalah bukti kehadiran manusia.