BOBLINGEN - Produsen mobil Smart yang dikenal sebagai produsen pembuat mobil perkotaan mungil dengan kapasitas hanya dua orang saja, dikabarkan tengah goyah.
Melansir dari Carscoops, persoalan penjualan yang tak capai target setiap tahunnya. Secara penjualan global, Smart menargetkan menjual mobil mungilnya tersebut sebanyak 200 ribu unit setiap tahun. Namun jumlah target tersebut tak pernah tercapai.
Bahkan di pasar Amerika Serikat penjualan Smart ForTwo terbilang anjlok dimana dalam setahun, angka penjualannya mencapai 1.276 unit. Pencapaian tersebut juga membuat perusahaan ini terus merugi setiap tahunnya.
Meski bos baru Smart Katrin Adt mengklaim akan membawa keluar kondisi Smart dari keterpurukan, beberapa strategi akan dilakukan seperti meluncurkan model listrik, dan membangun beberapa model baru keluar dari pakem yang dimiliki Smart, sayangnya kabar penjualan sahamnya kini tengah dilirik produsen Geely.
Terkait rencana tersebut, Daimler mengungkap bisa menjual 50 persen saham Smart kepada Geely, mengingat Daimler sebagai induk dari perusahaan Smart. Sayangnya produsen Geely sendiri masih menutup rapat terkait pembelian saham yang akan dilakukannya tersebut.
(Mufrod)