JAKARTA - Langit Bumi akan disapa fenomena gerhana “bulan darah” atau Super Blood Wolf Moon yang diperkirakan terjadi pada bulan ini. Selain Amerika Selatan dan Amerika Utara, gerhana ini akan tampak di Eropa, Afrika dan sebagian Asia.
Sayangnya gerhana ini tidak dapat dilihat dari langit Indonesia. “Gerhana bulan super blood wolf moon tidak bisa dilihat di Indonesia karena terjadi siang hari waktu Indonesia,” ujar Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
Gerhana “bulan darah” ini kabarnya terjadi pada Minggu (20/1/2019) sampai Senin (21/1/2019) waktu Amerika Serikat. Karena perbedaan waktu, penampakan bulan di Indonesia pada Minggu hanyalah purnama.
Baca juga: Ini Wilayah yang Bisa Saksikan Gerhana 'Bulan Darah' 21 Januari