JAKARTA - Hari ini, saham Tencent dikabarkan turun hingga 3,71 persen di China. Hal ini lantaran, negeri tirai bambu itu telah menghentikan penjualan video game populer milik raksasa teknologi tersebut, Monster Hunter: World pada platform distribusi, WeGame. Kabarnya, game tersebut ditarik dari penjualan karena isinya tidak memenuhi persyaratan peraturan.
Dilansir dari laman CNBC, Selasa (14/8/2018) langkah tersebut terjadi kurang dari seminggu, setelah game diluncurkan pertama kali di China, pada 8 Agustus 2018.
Menanggapi pencabutan tersebut, Tencent menegaskan bagi para pemain yang telah membeli permainan akan mendapatkan uangnya kembali dalam lima hari. Ini setelah mereka mengajukan permohoman pada 20 Agustus. Di luar tanggal itu, mereka dapat terus bermain tetapi tidak akan ada jaminan bahwa permainan akan terus berlanjut.
Lebih lanjut, menurut Financial Times, sumber yang dekat dengan WeGame mengatakan penghapusan itu bukan karena keluhan dari pengguna. Namun, karena perselisihan birokrasi di regulator media baru China.
Baca Juga: PUBG Mobile Gandeng Film 'Mission Impossible: Fallout'
WeGame merupakan platform distribusi game PC milik Tencent. Ini mirip dengan Steam, yang merupakan platform distribusi game PC populer yang dikembangkan oleh Valve Corporation. Pada bulan Juni, Valve mengatakan pihaknya bermitra dengan pengembang China untuk membawa Steam ke pasar game besar-besaran China, dan berpotensi menempatkannya dalam persaingan langsung dengan WeGame.