Masih banyak lagi analisis yang diperlukan untuk menentukan dengan tepat bagaimana dan mengapa bakteri usus dapat lolos dari habitat aslinya. Hal ini dapat menambah setumpuk penelitian yang meningkatkan pemahaman mengenai kaitan antara mikroba dan kesehatan dari tubuh manusia secara keseluruhan.
Penelitian terbaru telah menghubungkan bakteri usus dengan Parkinson, misalnya menunjukkan adanya hubungan antara perut dan otak yang dapat memicu penyakit tersebut. Penelitian lain mengatakan bahwa bakteri ini dapat terus mempengaruhi perasaan dan emosi manusia.
Baca juga: Temuan Mengejutkan! Bakteri Ini Kebal Antibiotik saat di Luar Angkasa
Dengan penyakit autoimun yang sekarang ditambahkan ke dalam daftar penyakit, jelas bahwa kesehatan organisme terkecil yang hidup di dalam perut dapat bergejolak jauh dan luas. Semakin tahu tentang proses bakteri ini, maka semakin baik dalam mengendalikan bakteri tersebut.
"Pengobatan dengan antibiotik dan pendekatan lain seperti vaksinasi adalah cara yang menjanjikan untuk memperbaiki kehidupan manusia dengan penyakit autoimun," kata Kriegel.
(Ahmad Luthfi)