JAKARTA – Smartphone asal China kini tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, beberapa vendor smartphone asal negeri Tirai Bambu itu mampu menawarkan perangkat dengan teknologi yang mumpuni.
OnePlus menjadi salah satu vendor smartphone China yang namanya melambung berkat teknologi canggih yang diusungnya. OnePlus didirikan oleh Pete Lau dan Carl Pei.
Pete Lau lahir pada 5 Mei 1975 di sebuah desa di Hubei, China. Ia menempuh pendidikannya di Zhejiang University – salah satu perguruan tinggi terkemuka di China.
Pete Lau memulai karirnya sebagai engineer pada 1998 di Oppo - produsen perangkat elektronik yang berbasis Guangdong. Ia kemudian menghabiskan 14 tahun berikutnya untuk membuat DVD high-end hingga menjadi wakil presiden Oppo.
Pete Lau mulai berfokus pada smartphone pada 2012 saat diriya menjadi kepala divisi pemasaran smartphone Oppo. Namun setahun kemudian, tepatnya November 2013, Pete Lau dan empat rekannya memutuskan untuk keluar dan mulai membangun startup mereka sendiri, yakni OnePlus.
“Smartphone memiliki dampak yang jauh lebih besar, ini adalah sesuatu yang dibutuhkan setiap orang. Jadi untuk membuat merek yang berpengaruh secara global, tak ada yang lebih baik ketimbang smartphone,” tutur Lau.
Lau merasa tak puas dengan smartphone yang beredar di pasaran. Hal inilah yang membuatnya yakin untuk keluar dari Oppo dan memutuskan untuk membuat smartphone berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, meskipun menghadapi persaingan lokal dengan Xiaomi, Huawei dan Lenovo.