JAKARTA - Bila manusia kini memandang ke langit di malam hari, maka akan ditemui bulan yang memantulkan cahaya matahari. Rupanya, dahulu bulan pernah bersinar, seperti dijelaskan dalam Buku ‘Sains dalam Alquran’ yang ditulis Nadiah Thayyarah.
Hal itu diketahui melalui penelitian yang dilakukan oleh manusia. Penelitian menunjukkan bahwa bulan terbentuk sejak 4,6 juta tahun yang lalu.
Selama masa pembentukannya, bulan menerima hantaman bertubi-tubi dari meteor dan meteorid. Karena suhu bulan saat itu sangat panas, terjadilah peleburan yang sangat dahsyat di permukaan bulan sehingga menyebabkan terbentuknya lubang-lubang besar yang dinamakan 'Maria' dan gunung-gunung tinggi dengan kawahnya yang dinamakan 'Craters'.
Baca juga: Bulan Terbelah dalam Penjelasan Alquran dan Sains
Kemudian, kawah-kawah itu menumpahkan lahar-lahar dalam volume yang sangat besar dan lahar-lahar itu mengisi lubang-lubang besar tersebut. Gunung-gunung di bulan menjadi tidak aktif dan lahar-lahar berhenti mengalir. Dengan demikian, matilah bulan.