JAKARTA - Perusahaan raksasa teknologi, Microsoft, mencanangkan program dengan sistem artificial intelligence (AI) untuk membantuk melindungi Bumi. Brad Smith, presiden dan chief legal officer Microsoft, mengumumkan pada 11 Desember bahwa mereka akan menginvestasikan 50 juta dolar (Rp600 miliar) untuk program AI for Earth selama lima tahun ke depan untuk memantau, mencontoh, dan mengelola sistem alam Bumi.
Investasi ini merupakan bagian dari pengembangan kebijakan lingkungan Microsoft, yang berpusat pada konsep demokratisasi AI. Dengan begitu, para ilmuwan dan pemilik bisnis dapat dengan mudah memanfaatkan teknologi tersebut untuk menganalisis data iklim dan memberikan informasi untuk membantu mengambil tindakan strategis.
Baca juga: Teknologi AI Temukan Planet Asing di Luar Angkasa, Kok Bisa?
Smith menyampaikan, AI dapat segera digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data mengenai konsumsi energi dan pola cuaca, untuk menghemat daya dan mengurangi penggunaan air yang tidak perlu di bidang pertanian.
"AI dapat dilatih untuk mengklasifikasikan data mentah dari sensor di tanah, langit, atau luar angkasa, ke dalam kategori yang dipahami oleh manusia dan komputer," kata Smith dalam pengumuman tersebut.
Pengembangan AI for Earth akan berlangsung dalam tiga tahap. Pada tahap awal, Microsoft akan memberi penghargaan kepada para peneliti di seluruh dunia dengan memberikan investasi untuk merancang dan menguji aplikasi AI baru.
Baca juga: Mantap! Microsoft Canangkan Teknologi AI Bantu Penyandang Disabilitas