Karena merasa kencanduan, ia pun menuliskan surat terbuka kepada pengembang game, Electronic Arts (EA), yang isinya meminta pengembang game untuk mempertimbangkan efek dari mikrotransaksi.
"Masalah saya berasal dari masalah yang lebih dalam, kecanduan saya terhadap perjudian. Kecanduan ini adalah kegagalan pribadi saya dan alasan mengapa saya sama sekali tidak bisa berada dalam hati nurani yang baik membeli game yang menawarkan peti jarahan," katanya.
Baca juga: Niat Beli iPhone 6 Murah, Wanita Ini Malah Dapat Potongan Kentang
"Jadi tolong lagi luangkan waktu untuk merenung. Tidak ada undang-undang yang berlaku untuk melindungi kaum muda bangsa kita dan orang lain menyukainya. Saya adalah salah satu dari banyak orang yang terluka karena itu. Bantu aku mencegahnya terjadi pada generasi berikutnya, beri mereka kesempatan yang tidak pernah kumiliki," imbuhnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)