Laporan itu mencakup pelacakan orang tua yang memungkinkan potensi hacking dari pihak lain.
“Setiap konsumen yang mencari cara untuk menjaga agar anak-anak mereka tetap aman dan aman mungkin akan berpikir dua kali sebelum membeli smartwatch jika kerentanan yang dititikberatkan dalam laporan ini belum diperbaiki," tulis NCC.
Laporan itu secara khusus menyoroti empat mereka smartwatch anak-anak yakni Gator 2, Tinitell, Viksfjord dan Xplora. Smartwatch telah diklasifikasikan sebagai perangkat mata-mata ilegal oleh agensi Eropa itu hingga akhirnya dilarang di wilayah tersebut. Demikian seperti dilansir TechCrunch, Sabtu (18/11/2017). (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)