NEW YORK – Smartphone besutan Sony memang tak begitu mendulang kesuksesan layaknya Apple maupun Samsung. Meski begitu, perusahaan asal Jepang ini tetap mampu meraih keuntungan bisnis melalui lini produk lainnya.
Didukung oleh penjualan chip kamera yang lebih kuat untuk smartphone dan sistem video game serta software, saham Sony corp mampu naik sekira 20% selama tahun depan. Hal ini diungkap oleh media finansial Barron seperti dikutip Reuters.
Menurut Barron, perusahaan yang pernah menjadi pemimpin pasar elektronik ini telah tertinggal dalam penjualan televisi, komputer pribadi (PC) dan smartphone dalam beberapa tahun terakhir. Selama dua tahun fiskal terakhir yang berakhir pada Maret 2012, Sony telah menbukukan kerugian kumulatif lebih dari USD9 miliar, sekitar setengah dari nilai pasar sahamnya pada saat itu.
Namun keputusan perusahaan untuk memangkas biaya secara agresif seperti merestrukturisasi bisnis TV-nya, menjual lini komputer Vaio pada 2014 dan mengurangi bisnis smartphone, telah membantu Sony menumbuhkan kembali bisnisnya.
Salah satu bidang yang menjadi kekuatan Sony adalah game dan chip kamera. Sony mengatakan telah menjual lebih dari 60 juta konsol PlayStation 4 sejak diluncurkan empat tahun lalu. Jumlah ini tercatat hampir dua kali lipat dari perkiraan penjualan unit konsol Microsoft Xbox One.