BEKASI - Mitsubishi masuk ke pasar Indonesia pada 1970. Beragam produk kendaraan niaga dan penumpang telah dipasarkan, mulai dari truk, SUV, sedan, sampai mobil sejuta umat low MPV.
Dari segi merek, banyak yang sudah mengenal Mitsubishi. Oleh karena itu Mitsubishi Motors Corporation (MMC) menganggap Indonesia merupakan salah satu pasar penting. Salah satu buktinya yaitu dengan dibangunnya pabrik baru di Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, untuk memproduksi Pajero Sport, Xpander, dan kendaraan niaga ringan L200.
"Indonesia disebut Mitsubishi Motors sebagai key strategic market karena brand Mitsubishi sangat kuat di Indonesia. Ditambah lagi Mitsubishi Motors sudah hampir 50 tahun berjualan di Indonesia dan memiliki reputasi yang sangat baik," ujar Trevor Mann, chief operating officer (COO) MMC, di pabrik Mitsubishi, Selasa (3/10/2017).
Untuk itu, lanjut Trevor, MMC tidak akan berhenti sampai di Xpander. Pabrikan berlogo tiga berlian itu akan terus mengembangkan produk-produk lain yang sesuai dengan segmen pasar di Indonesia.
"Kami akan terus mengembangkan produk-produk dan berkembang bersama perekonomian Indonesia. Terus menciptakan produk yang dapat memuaskan para konsumen," tambah Trevor.
Dengan begitu dia berharap Indonesia bisa menjadi salah satu negara penyumbang penjualan terbesar bagi Mitsubishi secara global.
"Dalam waktu tiga tahun Mitsubishi menargetkan pangsa pasar meningkat 25 persen secara global dan untuk Indonesia saya meminta PT Mitsubushi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI/agen pemegang merek kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia) meningkatkan market share-nya hingga 10 persen," jelas Trevor.
Menjawab tantangan itu, Presiden Direktur PT MMKSI Kyoya Kondo mengatakan, meski 10 persen bukan angka yang kecil namun pihaknya siap untuk menjalankan instruksi tersebut.
"10 persen merupakan angka yang signifikan. Dengan produk yang baik, history brand yang sangat panjang di Indonesia, kepercayaan konsumen tentunya dan aftersales service yang baik, saya yakin akan tercapai. Itu artinya bisa," tegasnya.
(Anton Suhartono)